Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

SAMBUT 4.176 MAHASISWA BARU, CIPAYUNG PLUS UIN RADEN MAS SAID SURAKARTA GELAR AKSI DAMAI

SAMBUT 4.176 MAHASISWA BARU, CIPAYUNG PLUS UIN RADEN MAS SAID SURAKARTA GELAR AKSI DAMAI

Berita Baru, Sukoharjo – Aliansi Cipayung Plus UIN Raden Mas Said Surakarta periode 2022 yang terdiri dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Kesatuan Aksi Mahasiswa  Muslim Indonesia (KAMMI) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) menggelar aksi damai menyambut mahasiswa baru UIN Raden Mas Said Surakarta 2022.

Aksi ini digelar pada Rabu Sore (24/8) di halaman pintu gerbang keluar kampus yang berada di sebelah Timur dan Utara. Pukul 16.00 WIB massa aksi dari masing-masing organisasi eksternal sudah berkumpul dan bersama-sama menyanyikan berbagai lagu nasional, mars mahasiswa dan bermacam lagu perjuangan lainnya.

Masing-masing perwakilan dari organisasi mahasiswa eksternal (Ormek) silih berganti melakukan orasi kemahasiswaan. Aksi ini berjalan dengan damai dan penuh khidmat walau diwarnai sedikit tensi tinggi antara ormek dan Paguyuban Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang menurut berbagai sumber mempunyai sikap anti terhadap ormek.

Selain itu berbagai jargon juga berkumandang saling sahut di antara kerumuman massa. Tak lupa mars yang menjadi identitas dari masing-masing organisasi juga turut bergema diantara ingar bingar dan langit yang mulai padam sinarnya.

Aksi ini merupakan ajang pengenalan antara organisasi mahasiswa eksternal dan mahasiswa baru. Gerakan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan aliansi Cipayung Plus yang digelar di Sekretariat IMM pada Selasa malam (23/8) dan juga tindak lanjut dari Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) yang sebelumnya telah sukses diselenggarakan oleh Dema UIN Raden Mas Said Surakarta pada Senin 22 Agustus sampai Rabu 24 Agustus 2022. Kegiatan ini rutin diadakan setiap tahunnya guna menyambut kedatangan mahasiswa baru di almamater UIN Raden Mas Said Surakarta.

Seperti yang diketahui mahasiswa mempunyai tanggung jawab moral dan sosial yang tinggi. Hal itu dapat di asah dan di temukan ketika seorang menimba ilmu dan berproses di suatu organisasi.

Hal ini senada dengan pendapat Ketua PMII Komisariat Raden Mas Said Surakarta Muhammad Ridwan. Menurutnya “Mahasiswa mempunyai beban berat sebagai seorang insan manusia yang mana memiliki mandat sebagai agent of change, agent of social control dan agent of iron stock,” ungkapnya.

“Organisasi diibaratkan sebagai kawah candradimuka, yang mana setiap kadernya akan digembleng dengan nilai-nilai intelektualitas dan spiritualitas guna mewujudkan pribadi yang berbudi luhur” papar Ketua PMII Komisariat Raden Mas Said Surakarta Muhammad Ridwan, Rabu (24/8).

Lebih lanjut ia juga mengatakan bahwa “Organisasi merupakan wadah paripurna dan ruang bagi segala kemungkinan teruntuk para mahasiswa baru. Terlebih organisasi ini juga terbuka bagi seluruh mahasiswa yang senantiasa mau berproses berjuang dan berkhidmat bagi kemaslahatan organisasi bersama,” tandasnya.

Hal serupa juga disampaikan Ketua Bidang Kader Cabang PC IMM Ahmad Dahlan Muhammad Ardiansyah, “Aksi damai ini dilaksanakan setelah evaluasi tahun-tahun lalu yang mana aksi pengenalan Ormek selalu berlangsung ricuh dan chaos,” katanya.

Selain itu “aksi damai dipilih untuk memberikan kesan baik terhadap para mahasiswa baru dan warga sekitar agar sumber mata pencaharian maupun akses lalu lintas mereka tidak terganggu,” imbuhnya.

Di samping itu ia juga mengatakan perihal “proses menimba ilmu tidak hanya didapat di bangku perkuliahan sahaja namun juga didapat ketika seorang berorganisasi,” sahut Ketua Bidang Kader Cabang PC IMM Ahmad Dahlan Muhammad Ardiansyah, kamis (25/8).

Massa aksi mulai membubarkan diri pukul 18.50 WIB seiring dengan surutnya arus mahasiswa yang ilir pergi keluar dari kampus. Dengan ini aksi sudah dinyatakan selesai dan gerombolan massa juga pulang dengan tertib dan santun. (Kontributor: Dida Kurniawan Wibowo).